Embun Itu Bernama Oase

#Reportase launching perdana Majalah Oase

Telah banyak majalah Islam bernapaskan Islam yang beredar di tengah masyarakat Indonesia. Segmentasi masyarakat yang dibidik rata-rata adalah masyarakat yang telah memiliki pemahaman Islam. Kesan bahasan yang berat dan sulit dicerna muncul menjadi kendala untuk beberapa kalangan.

Beranjak dari hal tersebut, lahirlah Oase, majalah muslim modern yang sehat dan cerdas. Majalah yang dipagangi oleh salah satunya Dr. H. Briliantono MS, SpOT, FICS, MD.PhD, MBA sebagai direktur utama, menembak segmen grey area sebagai sasarannya.

Masyarakat grey area yakni mereka yang secara tsaqafah(keilmuan) masih memiliki pemahaman Islam menengah ke bawah. Sebagai konsekuensinya, Oase lahir memberikan warna berbeda di dunia permajalahan Indonesia; ringan dan Islami.

“Oase lahir untuk memberi pencerahan kepada masyarakat muslim. Oase mengungkapkan A sampai Z mengenai pola hidup manusia muslim,” ungkap Dr. Tono, demikian Dr. Briliantono kerap disapa.

Meski secara bisnis Oase belum menguntungkan, namun orientasi lillahi ta’ala (semata karena Allah) menjadi prinsip yang dipegang oleh Oase. Oase menjadi alternatif masyarakat muslim modern untuk mendapatkan ilmu di tengah kesibukan aktivitas keseharian.

Dalam launching perdananya di Islamic Book Fair kemarin (16/3), Oase menyuguhkan kepada penonton panggung utama IBF sebuah teatrikal menarik. Masyarakat kini telah dikerubuti oleh beragam fasilitas yang memudahkan komunikasi. Sebut saja Blackberry, Facebook, Twitter, dll. Akan tetapi, kemudahan yang diharapkan mendekatkan mereka yang berada pada jarak jauh malah sering menjauhkan mereka yang sejatinya dekat secara jarak nyata.

Ironi itulah yang menjadi pesan utama teatrikal Oase kemarin. Dari sana Oase hadir di tengah masyarakat untuk merekatkan, menyejukkan, dan menjadi solusi bagi keluarga muslim modern di era globalisasi ini.

Dalam launchingnya, hadir pula Ustadz HM. Subki al-Bughury. Ustadz Subki yang bersama keluarganya menjadi model dalam sampul Oase edisi ketiga ini turut menjadi narasumber dalam acara tersebut. Sejurus dengan tema edisi ketiga Oase “Menjadi Ayah Teladan”, Ustadz Subki memberikan apresiasi besar terhadap lahirnya majalah Oase yang mengambil bahasan utama keluarga.

Tagline Oase “Majalah keluarga muslim modern yang sehat dan cerdas” mengambil konsep keseimbangan (tawazun/balance). Dituturkan oleh Dr. Tono, modern berarti inovatif dan terus melakukan dinamisasi. Sehat tentu saja menjadi anugerah utama bagi kita secara fisik. Dan cerdas, dimaksudkan bahwa Oase mengajak pembaca untuk selalu mengambil hikmah dalam setiap kejadian.

Rubrik yang berada di Oase pun sangat mendukung tagline majalah yang baru menerbitkan tiga edisi ini. Rubrik makanan sehat, konsultasi kesehatan, keluarga, bisnis, fashion muslim, dll mewarnai Oase.

Ditutup dengan pelukisan huruf O, A, S, dan E pada selembar kanvas, para stakeholder Oase berfoto bersama di tengah panggung IBF.

 

Sofistika Carevy Ediwindra

Kepala Departemen Pemberdayaan Perempuan

KAMMI Madani

170312

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s