Kuliner Surga

Seorang teman mengatakan pada saya bahwa ia sangat menyukai aktivitas berkuliner ria, mencicipi beragam makanan tanah air. Dalam komentarnya, ada satu hal yang menarik untuk saya bagikan pada Anda. Ia menyatakan bahwa makanan dunia yang halal saja sedemikian rupa nikmatnya, apalagi makanan surga yang Allah sediakan bagi hambaNya. Subhanallah.

Pernahkah Anda mencicipinya? Saya yakin belum. Setidaknya, pernahkah Anda membayangkan seperti apa rupa makanan surga dan bagaimana kenikmatannya saat ia kali pertama menyentuh bibir, lidah, dan segenap alat pencernaan kita?

Perumpamaan surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa: di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang airnya itu tidak pernah payau. Dan sungai-sungai dari air susu yang tidak pernah berubah rasanya. Dan sungai-sungai dari khamar yang sangat enak untuk orang-orang yang minum. Dan sungai-sungai dari madu yang telah dibersihkan. Dan untuk mereka disediakan berbagai macam buah-buahan dan ampunan dari Tuhan mereka. (Q.S. Muhammad: 15)

Ini adalah salah satu ayat dari sekian banyak ayat dalam Kitabullah yang menerangkan bagaimana kenikmatan kuliner surga. Kuliner semacam itu sangat mustahil ditemukan di dunia yang fana ini.

“Sesungguhnya orang-orang yang berbuat kebajikan minum dari gelas (berisi minuman) yang campurannya adalah air kafur.” (Al Insan : 5).

Kafur ialah nama suatu mata air di surga yang airnya putih dan baunya sedap serta enak sekali rasanya. Hm, sudah ada sedikit bayangan bagaimana nikmatnya kuliner surga? Simak selanjutnya.

“Dan naungan (pohon-pohon surga itu) dekat di atas mereka dan buahnya dimudahkan memetiknya semudah-mudahnya.” (Al Insan : 14)

Nah, kalau restoran terbaik di dunia menyediakan fasilitas tempat makan yang mewah maka surga pun turut menyediakannya berjuta kali lipat lebih indah dan nyaman.

“Penghuni-penghuni surga pada hari itu paling baik tempat tinggalnya dan paling indah tempat istirahatnya.” (Al Furqan : 24)

“Mereka itulah (orang-orang yang) bagi mereka surga ‘Adn, mengalir sungai-sungai di bawahnya; dalam surga itu mereka dihiasi dengan gelang mas dan mereka memakai pakaian hijau dari sutera halus dan sutera tebal, sedang mereka duduk sambil bersandar di atas dipan-dipan yang indah. Itulah pahala yang sebaik-baiknya, dan tempat istirahat yang indah.” (Al Kahfi : 31)

Ckckck, sudah dapat makanan kelas satu seakhirat, dapat pula tempat yang nyaman dan menyenangkan. Kurang apa coba?

Seperti yang telah dipaparkan sebelumnya, Allah menggaransi semua kenikmatan itu dalam sebuah ayat. Dalam surat Ath Thur ayat 17 dikatakan, “Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam surga dan kenikmatan.”

Siapa tak ingin jika mendapat garansi kenikmatan di surga? Surga dan kenikmatan adalah suatu kepastian. Namun demikian, ada rukun yang mesti kita penuhi sebelum dapat menapakkan kaki di rumah idaman itu dan menikmati aneka kuliner abadi di dalamnya.

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka adalah surga Firdaus menjadi tempat tinggal.” (Al Kahfi : 107). Nah nah, satu lagi ayat yang menyebutkan tentang rukun itu. Jika pada ayat sebelumnya dalam surat Ath Thur, rukun/syarat itu adalah bertakwa, pada surat Al Kahfi menyebutkan dengan redaksi beriman dan beramal saleh. Tak sulit kan? Insya Allah.

Sinergi dengan kedua surat itu, disebutkan “…(yaitu) syurga ‘Adn yang mereka masuk ke dalamnya, mengalir di bawahnya sungai-sungai, di dalam surga itu mereka mendapat segala apa yang mereka kehendaki. Demikianlah Allah memberi balasan kepada orang-orang yang bertakwa.” (An Nahl : 31)

Wah wah, semakin penasaran dengan surga nih, apakah Anda juga? Selain makanan, sangat banyak nikmat yang Allah Anugerahkan bagi hambaNya di surga. Sudut manapun di dunia ini jauh dan sangat jauh dari keindahan dan kenikmatan surga Allah. So, segera dapatkan tiketnya. Dan, akan kita nikmati segala apa yang Allah siapkan untuk kita di sana, insya Allah.

“Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan : “Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu.” Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada isteri-isteri yang suci dan mereka kekal di dalamnya.” (Al Baqarah : 25)

Jika kuliner dunia yang halal saja sedemikian nikmatnya. Tak ayal, kuliner surga berkali lipat dahsyat nikmatnya dibanding itu semua. Selamat menabur amal saleh, semoga kita diperkenankan mencicipi kuliner surga kelak…

260212

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s