Mereka yang Membangun(kan)ku

Jika ingin disebutkan per satunya orang memberikan makna dalam hidupku, tiadalah layar ini cukup menampungnya.

Adalah Gangga Adi Purwanto. Seorang motivator, guru, ayah, kakak, bagi saya dan teman-teman perjuangan di tanah Purbalingga Perwira. Darinya awalku tahu tentang apa itu dakwah. Darinya awalku dengar tentang negara yang rupanya saudara kita, Palestina. Darinya kukenal apa itu mengorganisir diri dan orang banyak untuk bersinergi mendukung dakwah. Darinya aku kali pertama mengenalkan pada diri lagu-lagu haroki. Harapan itu Masih Ada, andalannya.

Adalah Ita Apriliani. Seorang ibu, kakak, dan tempat sandaran yang nyaman. Guru/murabiyah perdanaku dalam pondok tarbiyah. Padanya saya dan teman-teman menggelayut sebagai anak, adik, dan sahabat. Namun juga darinya kami belajar kesungguhan, konsistensi, kekuatan hakiki, dan cinta. Beratnya rinduku padanya kini. Mas Gangga dan Mbak Ita yang menginspirasi.

Adalah Mbak Innar dan Mbak Afri, mujahidah perwira yang tangguh. Perhatian keduanya pada kami, mini personel dakwah sekolah, membuat kami semakin cinta. Meski saya tahu keduanya telah memiliki amanah keluarga kini, saya yakin kiprah mereka tak sedikit pun surut terhadap dakwah di daerah yang mentranformasi hidup saya.

Adalah Ikapti Pusparini. Sahabat, saudari yang mengajarkanku amat banyak hikmah. Kekuatannya, kehangatan pengorbanannya, cerianya, senyum sambutan semangatnya, ah, malu saya padanya. Sangat banyak warna yang ia torehkan dalam hidup saya yang kesemuanya indah penuh makna. “Baik-baiklah Saudariku, di tanah Jogjakarta sana..”

Berpindah ke tanah Bandung. Saya temui di sana Mbak Erna Dwi Susanti, motivator, teladan, kakak, sahabat yang inspiratif. Ketekunannya mengajarkan saya akan kemenangan bahkan sebelum pertandingan dimulai. Dhelta Wilis Sam Prabawati, akhwat kalem yang menyejukkan. Irmawati, sang teladan dalam ketangguhan hidup. Dan, Winda Iriani. Kakak menyenangkan yang sangat melekat dalam ingatan.

Ada pula Andi Beri Gau Manussa. Sosok yang mengendap berat dalam memori dan hati saya. Padanya banyak misteri dan keanggunan. Darinya, diam pun pembelajaran. Menguat sastra seluruh hidup dari tatapannya.

Anggun, Izah, dan Liya yang penuh warna. Persahabatan dan keakraban seindah dekapan ukhuwah. Ya, mereka adalah pejuang lautan api yang membanggakan.

Yang ada dalam catatan otak saya amatlah terbatas. Mungkin Anda termasuk dalam orang yang membangun(kan) saya. Membangun diri saya dengan batu bata terbaik pun membangunkan saya saat muncul pemakluman diri untuk menggoyah.

Mungkin Anda adalah guru yang paling berpengaruh dalam hidup saya. Guru yang mengajarkan berjuta hikmah pada saya. Dalam menuntun saya menuju sehakikinya impian dan cita. Sekalipun Anda ada pada posisi tak searah pandang, namun tetap, Andalah guru dalam Universitas Kehiduapan saya.

Dan, berada di mana pun, takkan rela dibiarkanNya saya tanpa motivator-motivator hebat di sekeliling saya. Yaitu Anda. Terima kasih karena telah membangun(kan) saya.

130312

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s