NO COMMENT!

Hari ini jadwal Bosku untuk membawaku ke KPK. Bukan sekali ini aku diajaknya ke gedung di kawasan Jalan Rasuna Said, Jaksel ini. Kali ini aku sangat semangat. Bukan hanya karena charge yang telah penuh semalam. Tapi karena siang ini aku akan bertemu artis yang jadi dewan. Eh, atau dewan yang jadi artis.
  Penuh penat Pak Bos mengajakku berjuang di tengah kerumun. Bukan hanya karena kasus yang memang nomor satu yang menjeratnya. Apalagi kalau bukan korupsi. Hem, orang yang akan aku sorot ini benar-benar mantan artis terkenal. Bahkan dia sempat menyandang putri nomor satu di negeri ini. Eh, apakah setelah kasus ini dia akan jadi mantan anggota dewan? Entahlah.

  Kami sudah menunggu di luaran gedung cukup lama. Yah, beginilah pekerjaanku setiap harinya. Panas, terik, sudah biasa. Hujan, banjir, juga sering kuterjang. Apapun aku siap lakukan bersama Pak Bos yang telah begitu baik padaku. Nah, satu hal yang aku bergidik tiap mendengarnya adalah kisah seorang temanku. Dia harus rela berakhir di pembuangan lantaran narasumbernya dengan sengaja merusak hidupnya. Brrr.. orang macam apa yang tak bermoral begitu? Ckckck..

  Yah, itulah risiko pekerjaanku. Saat berkumpul dengan teman-teman di daerah, kami sering bertukar kisah. Tak jarang di antara mereka curhat tentang nasib saudara mereka yang sampai hancur berkeping saat berjuang di medan laga. Bahkan itu dilakukan oleh seorang oknum bernama polisi, intel, atau entah apa namanya. Parah!

  Satu lagi yang unik adalah kisah temanku yang memang sudah lama terjadi. Dia harus mendengar letusan pistol saat meliput salah seorang artis yang pernah terjerat narkoba. Weh, weh.. Artis memang terkadang kecentilan begitu. Tanpa kita, apa coba arti mereka? Bisa-bisa mereka gak pernah tuh nongol di televisi yang membuat mereka dapat berjeti-jeti. 

  Ah, akhirnya si dia nongol juga. Dengan baju putih lengan panjang dan rambut panjang tergerai, ia berjalan pasti. “No comment!” tuturnya.

  Apa? Begitu saja jawabnya? Setelah sekian lama kami menunggu? 
  Bosku tidak bisa diam begitu saja. Sekuat tenaga dicecarnya sang tokoh sampai ke arah mobil. Mobil hitam yang jelas bernilai milyaran itu telah siap menanti sang empunya masuk. 

  “Sial!” umpat Bosku kesal. Ia sudah mempertaruhkan hampir sebagian karirnya di dunia jurnalis untuk mengejar kasus ini. wah, gawat! Bisa bisa aku turut mnenjadi pengangguran lantaran ia dipecat. Plis, ayo dong, masak cuma no comment??

  Kasus yang menjerat mantan istri mendiang anggota dewan yang juga artis ini merupakan rangkaian kasus Wisma Atlet. Ia baru-baru ini diseret oleh nyanyian kawannya yang berasal dari partai yang sama. Ya, begitulah risiko berpijak di tangga dewan negeri ini. Uang memang mengalir deras dengan mudah ke kantong sesiapa saja yang mau. Namun jika terpeleset, maka bersiaplah untuk aku sorot dan kejar untuk jadi santapan masyarakat.

  Tapi begitu, masih saja banyak mereka yang bisa lolos dari kami. Tentu saja, mereka itu mengeluarkan segenap daya upaya untuk mengalihkan isi kotak hitam. Banyak cara muslihat yang bisa dilakukan. Pengalihan isu, yang paling sering. Ya, aku sih ikut saja apa kata Si Bos. Seburuk apapun isu, itu bisa menjadi rupiah yang membuat Bosku tertawa lebar. Dan aku pun ikut senang.

  Si Bosku tak puas juga. Ia mengejar sang pengacara yang berada 5 meter dari sang artis. “Dia sudah siap, apapun keputusannya,” kata dia kepada kami. Aku melayangkan flash lightku pada wajahnya. Ya, setidaknya ada satu kalimat yang Bosku peroleh hari ini. “Angie sudah membawa tasbih, sajadah, dan mukena jika demikian,” pungkas sang pengacara.

  Wah, ini nih yang bisa jadi tagline berita kita. Sang Artis Dewan Telah Siap. Pasrahkah?
   
  Sofistika Carevy Ediwindra
  Sampoerna School of Education (SSE) Jakarta
090412 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s